Header

Terfavorit! 3 Makanan Khas Kota Banjarmasin Ini Wajib Kalian Coba

20 comments
Halo teman, adakah yang sudah pernah berkunjung ke bagian selatan pulau Kalimantan?

Provinsi dengan ibukota Banjarmasin ini memiliki julukan Kota Seribu Sungai. Selain terkenal dengan banyaknya anak sungai, kota Banjarmasin juga dikenal punya banyak hidangan favorit dengan rasa unik, lho.

Banyak sekali makanan khas yang menjadi ikon kota ini. Namun jika kalian datang berkunjung, setidaknya kalian wajib mencicipi 3 makanan khas kota Banjarmasin yang sangat populer. Tidak hanya menjadi menu harian masyarakat setempat, tapi 3 makanan khas ini juga populer dikalangan masyarakat Indonesia. Tentunya 3 makanan khas Kota Banjarmasin yang akan aku bahas ini adalah makanan favoritku juga sebagai keturunan Banjar.

Apa saja sih 3 makanan khas kota Banjarmasin yang menjadi favorit banyak orang ini? Kita bahas, yuk! Pasti nanti kalian ingin mencicipinya juga. Hehe..

1. Soto Banjar

Soto Banjar
Foto by @bundogafi

Bahan utama dari soto Banjar adalah ayam kampung. Soto Banjar berisi aneka bahan-bahan dengan kuah bening yang sangat gurih beraroma harum rempah-rempah seperti kayu manis, biji pala, dan cengkih. Namun adakalanya pembuatan kuah soto banjar dapat dicampurkan dengan sedikit susu yang membuat warna kuahnya menjadi sedikit keruh.

Seperti soto ayam pada umumnya, bumbu soto Banjar merupakan paduan dari bawang merah, bawang putih dan merica, tetapi tidak memakai kunyit. Bumbu ditumis lebih dulu dengan sedikit minyak goreng atau minyak samin hingga harum sebelum dimasukkan ke dalam kuah rebusan ayam.

Soto Banjar disajikan dengan suwiran daging ayam kampung, ditambah dengan perkedel, kentang rebus, rebusan telur, potongan wortel dan sedikit bihun. Kolaborasi semua bahan-bahan membuat menu ini menjadi sajian lengkap untuk dinikmati dengan lontong.

Campuran kuah beningnya dan legitnya lontong serta taburan bawang goreng menjadi paduan yang pas untuk disantap. Apalagi ditambah dengan perasan jeruk nipis yang membuat kuah soto terasa begitu segar dan potongan cabe rawit untuk sensasi pedas. Hmmm, nikmatnya juara!

Kalau aku pribadi memang lebih suka menambahkan potongan cabe rawit dibandingkan acan (sambal dalam bahasa Banjar). Hayo, pengen ya? Hehe..

Bagi kalian yang berada atau berkunjung di Kalimantan Selatan, jangan lewatkan untuk mencoba sajian Soto Banjar ini. Menu soto Banjar ini banyak ditemukan di rumah makan atau warung makan di sepanjang wilayah Banjarmasin dan sekitarnya. Untuk satu porsi Soto Banjar biasanya dijual dengan kisaran harga Rp. 15.000 – Rp. 30.000.

2. Ketupat Kandangan

Wah, ini nih menu andalan kami setiap hari. Tidak harus menunggu lebaran ketupat seperti di Jawa jika ingin menyantap ketupat. Setiap hari tersedia dan penjualnya seabrek. Hehe.

Ketupat Kandangan
Ketupat dengan lauk ikan gabus dan telur bebek masak habang (doc: pribadi).

Ketupat Kandangan merupakan makanan khas kota Banjarmasin yang berasal dari salah satu wilayah di Kalimantan Selatan, yaitu Kandangan. Seperti ketupat pada umumnya, bahan utamanya adalah beras. Namun yang menjadi ciri khas ketupat Kandangan terdapat pada lauknya, yaitu ikan haruan (gabus).

Bak ratu dan raja, ketupat dan ikan haruan ini merupakan menu lengkap. Cara masak ikan gabus yaitu dengan dipanggang terlebih dahulu sebelum dimasak menggunakan santan. Kemudian, ikan gabus beserta kuah santan tadi disiramkan ke ketupat sebagai kuah. Hmm, jadi ngiler!

Kuah santan sendiri dimasak menggunakan bumbu-bumbu tradisional seperti kayu manis, pala, cengkih, dan kapulaga. Kuahnya agak kental dengan rasa yang sangat khas dan gurih. Selain iwak haruan (ikan gabus) yang dimasak dengan kuah santan, ketupat juga sangat cocok jika disandingkan dengan masak habang khas Banjar (masak bumbu merah). Lauknya cukup beragam untuk masak habang, bisa menggunakan ayam kampung, telur bebek, atau haruan sendiri. Kalo aku sih, lebih suka makan ketupat dengan lauk masak habang. Favorit!

Cara makan ketupat sendiri pun cukup unik. Kami biasa memakannya langsung menggunakan tangan, tidak menggunakan sendok. Lah, kan masakan berkuah???
Ya, itu lah seninya hehe..
Seni yang aku maksud saat makan ketupat adalah sebelum memakannya, pertama-tama kita harus menghancurkan si ketupat dengan cara dikacak (dihancurkan dengan cara diremas menggunakan jari-jari tangan) hingga ketupat hancur menyerupai nasi. Nah, baru deh dimakan. Untuk yang tidak biasa, mungkin terlihat aneh. Seperti Ayah dan Suamiku yang asli Jawa, mereka tetap saja makan ketupat menggunakan sendok. Kurang afdhol, ah!

Untuk ketupat Banjar, kita bisa request berapa banyak ketupat yang kita pesan. Jadi harga perporsi tergantung dari banyaknya ketupat dan juga lauk yang dipilih. Harga ketupat sendiri berkisar antara Rp. 1000 - 1500 /buah. Sedangkan untuk harga lauk mulai dari Rp. 3000 - 5000 /potong.

3. Nasi Kuning Masak Habang

Nasi kuning Banjar
Nasi kuning dengan lauk ikan haruan masak habang (doc: pribadi).

Nasi kuning Banjar tidak jauh berbeda dengan nasi kuning di Jawa. Hanya saja, yang membedakan adalah dari tekstur nasi kuningnya. Tidak punel dan sedikit lembek seperti di Jawa, melainkan lebih terpisah seperti nasi goreng karena khas beras Banjarmasin seperti itu.

Kemudian isiannya juga tidak bermacam seperti nasi kuning pada umumnya. Nasi kuning Banjar hanya terdiri dari nasi dan lauk masak habang. Tetapi ada juga yang menambahkan serundeng untuk pelengkap.

Jenis lauknya pun sama dengan lauk ketupat Kandangan, bisa ayam kampung, telur bebek atau ikan haruan yang dimasak menggunakan bumbu masak habang. Masak habang sendiri adalah bumbu yang sangat umum ditemukan dalam berbagai macam masakan khas suku Banjar.

Habang dalam bahasa Banjar memiliki arti merah sesuai dengan tampilan warna dari bumbu ini. Warna merah bumbu masak habang ini dihasilkan dari bahan utamanya yaitu cabe merah besar yang dikeringkan. Meskipun tampilan warnanya merah pekat, tetapi bumbu ini tidak terasa pedas, lho.  Melainkan cenderung manis karena bahan-bahannya terdiri dari cabe merah besar yang dikeringkan dan telah dibuang bijinya, bawang putih, gula merah, garam, terasi bakar, dan kayu manis. Jadi jangan khawatir kepedesan ya, teman.

Sama dengan ketupat Kandangan, nasi kuning bisa dimakan di waktu pagi, siang dan malam hari. Untuk mendapatkannya pun sangat mudah, karena mayoritas rumah atau warung makan pasti menyediakan menu ini. Biasanya nasi kuning sudah disajikan dalam bungkusan balutan daun pisang. Tetapi mayoritas pedagang sekarang banyak menggunakan kertas minyak untuk membungkus nasi. Meskipun begitu, sebagai pelapis nasi tetap menggunakan daun pisang. Sehingga cita rasa tetap terjaga dan tetap nikmat tentunya. Harga seporsi atau sebungkus nasi kuning tergantung dari jenis lauknya, kisaran harganya antara Rp. 10.000 - 15.000 /porsi.

Itu tadi adalah 3 masakan khas kota Banjarmasin yang wajib banget kalian coba. Jadi gimana nih, udah pada ngiler belum pengen nyobain??? Kira-kira kalian mau coba menu yang mana dulu, gaes??

Untuk pencinta makanan dengan cita rasa manis, mungkin kalian akan sama dengan suamiku, nasi kuning bumbu habang adalah favoritnya. Kalau kalian suka yang gurih-gurih gitu, ketupat Kandangan lah juaranya. Tapi kalau suka yang gurih, seger dan sedikit ada asemnya.. cus, cobain soto Banjar duluan deh!

Haha, jangan bingung gaes! Cobain aja semuanya. Kayak anakku nih, semua menu di atas adalah favoritnya.

Dan kabar gembiranya, kalian ga perlu terbang ke Banjarmasin dulu kok untuk bisa mencicipi makanan khas kota Banjarmasin ini. Karena sudah banyak rumah makan Banjar yang berdiri di kota-kota besar di pulau Jawa. Kalian cukup melakukan pencarian di mesin pencari saja, carilah warung makan Banjar terdekat di daerahmu.

Selamat mencicipi dan menikmati makanan khas kota Banjarmasin. Semoga kalian suka.. Dan kalau ada rejeki, yuk kita makan bareng langsung di kota kelahiranku ini. Aku yang traktir! Hehe..
Sendy Yunika
Stay at Home Mom yang berusaha tetap produktif. Menambah peran sebagai momblogger dan penulis 9 buku Antologi sejak Maret 2021. Terima kasih sudah berkunjung :)

Related Posts

20 comments

  1. Hups aku banget ini hidangan yang berkuah, hmm segerrrr banget ini. Mba Sendy orang Banjar toh. Bolelah kita bikin soto Banjar yuuk hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mb masih ada keturunan dari Ibu. Nah ini masalahnya, aku ga pernah masak sendiri mb. Ehehehh

      Delete
  2. Soto makanan berkuah yang masih jadi pilihan, makin segar kala disirami perasa jeruk nipis. Duh gustii...hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. MasyaAllaah mantabnya ga ada tanding hehehhe.. pak Sugi sdh pernah coba to?

      Delete
  3. Aku penasaran sama nasi habang nya nih.. Habang ternyata artinya merah ya..
    Kalau di jogja merah itu abang.. Hihiii,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya hampir sama ya mb, sama bahasa Kawa. Beda di H nya aja..
      Kuy, cari masakan Banjar terdekat d sekitar Jogja. Ada ga ya kira-kira?

      Delete
  4. Huaaaa Mom Sendy ada niatan ekspor ke Jawa nggak? Jogja gitu? wkw.. kayaknya enak banget ini menunya, kek otentik gitu, jadi ngilerrrr :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehehehe.. coba cari di mesin pencari mb, mungkin ada rumah makan Banjar di daerah Jogja. Mb, cobain deh kalo ada. Pasti ketagihan!

      Delete
  5. Yg baru ku tahu cma soto banjar nih mba kuah² segar gitu, klo yg ketupat itu berasa amis ikan gitu ga Mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Engga mb Iva, malah masih berasa panggang2nya gitu. Jd gurih2 gmn gt mb.. hehhe

      Delete
  6. Tadi sempet mikir, masak harus ke Banjarmasin buat nyobain
    .eh, ternyata sudah ada to di beberapa kota. Baiklah, jadi catatan siapa tahu ada kesempatan bisa nyobain

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eheheheh iya mb, di kota-kota besar kayaknya sudah ada rumah makan Banjar. Semiga di tempat mb Windi ada ya, biar bisa nyobain hehe

      Delete
  7. Bunda suka ikan gabussss... mau cari ah resepnya, lebih murah dibanding tiket pesawat ke Banjarmasin 😯

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahaha nice idea bun. Tapi lebih seru kalo lgsg ke sana bun, sekalian traveling.. masukin list dulu aja bun hehe

      Delete
  8. Wah aku melongooo hahHa.
    Pertama soto tapi gak kuning karena memang tanpa kunyit.
    Ketupat tapi bentuknya macam roti ya hahaha.

    Unik.

    Ketiga, wah tidak asing ditelinga tapi tampaknya perlu dicoba.

    Jujur aku belum pernah nyoba ketiganya hehhee.


    Aku jadi pengen ngincipi deh yang ketupatnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mb Hamim d sby kan? Cus ke bubutan mb, ada depot Kalimantan Bamara. Ak kalo kangen masakan Banjar ke sana. Kenal juga sm ownernya hihi..

      Delete
  9. Soto banjar itu favorit aku banget... Apalagi dimakan pas panas2 nerasap

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh mantab ya, dok! Ga ketinggalan perasan jeruk nipis nya hmmm ga ada duanya!

      Delete
  10. Bentuk ketupat nya yg aneh, atau akunya yg katro ya🙈

    Jadi penasaran rasanya mba:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya sama aja mb cuma itu dibelah 2 hehe

      Dan kurang jelas ya fotonya krn itu d ambil malam hari hehehe

      Delete

Post a Comment