Header

Peluang Kerjasama Bisnis Furniture dengan Modal 10juta

Post a Comment
Konten [Tampil]

Peluang kerjasama bisnis furniture
Mau tau bisnis yang tak lekang oleh waktu? Salah satu jawabannya adalah bisnis furniture. Seiring perkembangan mode, peluang kerjasama bisnis furniture juga kian menjanjikan.

Siapapun pasti membutuhkan furniture untuk melengkapi dan mempercantik rumah, cepat atau lambat. Apalagi sekarang ini jasa arsitek interior makin naik daun. Banyak desain interior yang mengandalkan pernak pernik furniture untuk membuat karya yang indah.

Pola belanja furniture dan renovasi rumah, melalui gawai atau belanja online semakin digemari sejak pandemi beberapa tahun lalu. Hal ini disebabkan karena keharusan orang-orang untuk tetap di rumah saja untuk memutus tali penyebaran virus.

Oleh sebab itu, bisnis ini menjadi salah satu peluang kerjasama bisnis furniture yang cukup menjanjikan karena target marketnya tidak akan pernah ada habisnya dan kian berkembang.

Nah, untuk kamu yang tertarik bisnis dalam bidang ini, yuk, kita cari tahu kira-kira seberapa besar peluang kerjasama bisnis furniture?!

Peluang Kerjasama Bisnis Furniture Seberapa Menguntungkan?

Tidak hanya laku di pasar lokal, bisnis furniture juga laris di pasar mancanegara dan tentunya ini menjadi hal yang sangat menggoda bagi para pemula yang melihat peluang kerjasama bisnis furniture.

Jika dilihat mundur kebeberapa tahun lalu, pandemi mengakibatkan adanya fenomena reorganisasi signifikan belanja rumah tangga, yaitu peralihan dari hiburan, pariwisata dan transportasi, ke sektor lain seperti produk teknologi dan kebutuhan menata atau renovasi rumah.

Dikutip dari data HIMKI (Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia), pada semester I tahun 2021, ekspor mebel dan kerajinan meningkat signifikan yakni 35,41% dimana dari kenaikan tersebut kelompok produk mebel mengalami kenaikan 39,98% dan kelompok produk kerajinan naik 24,87%.

Peluang untuk tumbuh dan terbukanya potensi pasar bisa dilihat dari hasil riset Research And Markets menyatakan bahwa tahun 2021 pasar furniture global diperkirakan akan tumbuh menjadi 671,07 miliar dolar AS dari tahun sebelumnya yang tercatat 564,17 miliar dolar AS dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 18,9%. Sementara nilai pasar global diperkirakan akan mencapai 850,38 miliar dolar AS pada tahun 2025 dengan CAGR 6%.

Jika dilihat dari data riset di atas, peluang kerjasama bisnis furniture makin tahun makin melesat ya, teman. Gimana nih? Semakin yakin mencoba bisnis furniture? Atau masih bingung mulai dari mana? Jangan khawatir!

Sebagai pemula yang hanya berbekal modal, Berikut ada beberapa alternatif yang bisa kalian coba:

1. Jika modal kalian besar, kalian bisa memulai kerjasama dengan para pengrajin dan membuat beberapa contoh produk dan mulai dipasarkan. Biasanya menggunakan sistem kontrak. Atau jika modal mencukupi, kalian rekrut pengrajin sebagai karyawan. Kemudian membuat bisnis dengan sistem pre-order.

2. Jika modal kalian terbatas, kalian bisa bekerjasama dengan cara menjadi reseller dari toko furniture atau langsung ke pengrajin dengan cara menyetok sedikit produk yang terjangkau sebagai stok dan memasarkan produk lainnya tanpa perlu menyetok stok terlebih dahulu. Jika memungkinkan, gunakan juga sistem pre-order, ini akan sangat membantu perputaran modal kalian.

Contohnya, jika modal awal sebesar Rp 10 juta bisa digunakan untuk membuat dua contoh produk yang sudah jadi dan dipasarkan di media sosial. Dengan memanfaatkan jasa iklan, maka promosi produk kalian akan semakin luas. Atau dengan memulai stock produk dengan harga murah.

Jangan lupa untuk menawarkan produk pada keluarga, kerabat dan teman dekat sebagai bentuk media promosi.

Perhatikan Hal-hal Ini Sebelum Memulai Bisnis Furniture

Melihat peluang kerjasama bisnis furniture yang cukup menjanjikan untuk memulai bisnis dengan umur panjang, ada beberapa berikut hal yang perlu diperhatikan:

Bisnis plan

Selain untuk dapat memudahkan pengembangan peluang kerjasama bisnis furniture, agar dapat menekan risiko dampak kerugian sebuah bisnissanagt diperlukan sebuah perencanaan yang matang.

Adapun rencana bisnis yang bisa juragan buat, yakni antara lain:
  • Riset pasar mengenai kebutuhan usaha mebel.
  • Merancang ide bisnis dan mempersiapkan anggaran modal.
  • Menentukan target market.
  • Menyediakan lokasi yang strategis untuk bisnis mebel.
  • Menentukan strategis marketing yang lebih tepat.
  • Menjalin kerjasama yang saling menguntungkan.

Kelebihan dan kekurangan bisnis furniture

Selain perencanaan yang matang, termasuk modal dan lainnya, para peminat peluang kerjasama bisnis furniture juga perlu mempertimbangkan ulang kelebihan dan kekurangan dari bisnis furniture yang akan dimulai. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan bisnis furniture:

Kelebihan bisnis furniture:

  • Menjanjikan profit bisnis yang menguntungkan
  • Angka permintaan cenderung meningkat setiap tahunnya
  • Target market luas, baik itu domestik maupun mancanegara
  • Pemasaran cukup mudah
  • Mudah memberikan nilai tambah pada produk mebel

Kekurangan bisnis furniture:

  • Membutuhkan pekerja yang handal
  • Pengerjaan produk relatif lama
  • Tingkat persaingan bisnis cukup tinggi
  • Kebutuhan modalnya cukup besar
  • Butuh lokasi yang cukup strategis untuk pemasaran offline

Strategi marketing bisnis

Agar bisnis furniture semakin sukses, pastikan untuk bisa menerapkan strategi bisnis marketing yang lebih tepat. Salah satu penentu untuk bisa mencapai keberhasilan suatu usaha adalah dengan cara melakukan pemasaran.

Berikut adalah beberapa strategi dalam pemasaran bisnis furniture yang sudah di rangkum dari beberapa sumber:

  1. Manfaatkan peluang media sosial, seperti instagram, twiter, dan facebook untuk mempromosikan bisnis serta menjaring lebih banyak lagi calon konsumen.
  2. Memasang banner usaha dengan bertulisan atau gambar menarik.
  3. Melakukan promosi di waktu-waktu tertentu, seperti memberikan diskon 10% menjelang hari raya lebaran, hari jadi usaha, atau tahun baru, bisa juga ketika hari pelanggan nasional tiba.
  4. Lakukan cuci gudang untuk bisa menjual produk lama dengan tagline (saving up to 50%) gunanya agar konsumen semakin tertarik.

Tips Agar Bisnis Furniture Kian Berkembang

Selain langkah yang perlu disiapkan dan diperhatikan untuk mengambil peluang kerjasama bisnis furniture, ada beberapa tips yang bisa membuat bisnis furniture kalian kian berkembang.
 
Tips mengembangkan bisnis furniture

Manajemen Inventaris

Saat ingin meningkatkan kapasitas produksi, hal yang harus menjadi perhatian adalah manajemen inventaris. Jika menumpuk material produksi tanpa rencana produksi yang jelas dapat mempengaruhi arus kas.

Belum lagi gudang akan penuh oleh material yang belum tentu diutuhkan. Adanya Manajemen Inventaris dapat membantu menyimbangkan tingkat stok barang, produksi, dan permintaan pelanggan.

Dengan manajemen stok yang terkendali, kalian akan terhindar dari kelebihan atau kekurangan stok sehingga permintaan pelanggan dapat terpenuhi dengan optimal.

Planning Aktivitas Produksi

Ketika permintaan pesanan kian besar, mau tidak mau akan ada perubahan dalam pola produksi. Oleh karena itu, kalia harus dapat memastikan tenaga kerja, peralatan, mesin, dan inventaris tersedia secara optimal.

Jangan terlalu cepat melakukan tambahan alat produksi dan pengadaan bahan baku. Buatlah rencana dan jadwal produksi secara efisien agar bisa memanfaatkan sumber daya secara efektif.

Misalnya, kelompokkan pesanan furniture yang memiliki bahan baku dan komponen atau menggunakan mesin serupa. Perencanaan yang dilakukan dengan sistem manufaktur dapat menghubungkan inventory barang dan produksi dengan baik. Selain itu, semua kendala, penghambat kapasitas, dan beban kerja dapat termonitor dengan baik.

Market dan Variasi Baru

Meningkatkan variasi produk tentu saja boleh saja dengan memproduksi furniture baru dengan target pasar yang serupa. Kalian bisa mempertimbangkan membuat produk dengan desain-desain baru yang sesuai dengan tren furniture terbaru. Tren terkini, misalnya, kembali mengusung konsep minimalis, sustainable, dan preferensi yang tinggi terhadap material kayu.

Tetapi, untuk melakukannya kalian harus kembali melakukan riset mendalam mengenai karakteristik pasar yang akan dituju, kompetitor, dan peluang penjualan yang tersedia.

Meminimalisir Waste

Dalam menjalankan bisnis furniture, kalian juga dapat menerapkan teknik lean manufacturing untuk memaksimalkan produksi.

Lean Manufacturing merupakan sistem produksi yang senantiasa mengupayakan penekanan pemborosan dengan melibatkan seluruh karyawan di dalam perusahaan.

Dalam kata lain, Lean manufacturing berusaha mengurangi waste baik secara materil maupun immateril dan meningkatkan biaya produksi dengan mengeliminasi biaya yang tidak diperlukan.

Misalnya, buatlah rencana pengurangan material yang tidak dibutuhkan sebesar 10% dalam satu tahun dan meningkatkan efisiensi proses administrasi sebesar 20% dengan otomasi. Selain untuk memaksimalkan produksi, langkah ini juga menjadi cara untuk mengelola penghasilan dari bisnis furniture.

Kesimpulan

Peluang kerjasama bisnis furniture kian tahun kian meningkat dikarenakan kebutuhan akan sandang, pangan, serta papan adalah pokok kehidupan manusia. Sedangkan semakin berkembangnya zaman dan era yang kian global inilah yang membuat kebutuhan tersiernya pun juga meningkat pesat.

Semakin bertambahnya jumlah masyarakat dan semakin padatnya penduduk mengakibatkan semakin tinggi kebutuhan tempat tinggal. Maka secara otomatis memiliki dampak pada peningkatan ketertarikan dan permintaan masyarakat pada furniture. Hal ini lah yang membuat peluang kerjasama bisnis furniture semakin naik tiap tahunnya.

Semoga bermanfaat!
















Sumber referensi:
https://stekom.ac.id/berita/usaha-furniture-menjadi-peluang-usaha-yang-prospektif
https://finance.detik.com/solusiukm/d-5407597/intip-empuknya-bisnis-mebel-kekinian-omzetnya-bisa-rp-500-juta
https://ukmindonesia.id/baca-deskripsi-posts/peluang-pasar-furniture
https://erakini.com/bisnis-furniture/
https://www.desamerdeka.com/2023/03/cara-memulai-bisnis-furniture-kecil-kecilan.html
https://www.mastagul.com/2020/07/peluang-usaha-mebel.html?m=1
https://zahiraccounting.com/id/blog/usaha-mebel-kecil/
https://www.mas-software.com/blog/bisnis-furniture#0-peluang-bisnis-furniture

Sendy Yunika
Stay at Home Mom - Blogger - Writer

Related Posts

Post a Comment