Header

Pencapaian Tahun 2021 Sebagai Ibu Rumahtangga Produktif

Post a Comment
Konten [Tampil]
   pencapaian tahun 2021
Tak terasa pergantian tahun baru Masehi tinggal beberapa jam lagi ya, teman. Kira-kira pencapaian tahun 2021 apa saja yang sudah diberi tanda check list di resolusi awal tahun 2021 kalian?

Ah, setelah ku ingat lagi. Sepertinya aku tidak membuat resolusi atau any plan di tahun 2021. Tapi.. setelah melihat ke belakang, perjalanan mulai dari awal tahun 2021 hingga detik ini -menulis artikel ini-, aku menemukan dan menyadari beberapa pencapaian tahun 2021 yang secara tidak sengaja atau tidak ku rencanakan sebelumnya.

Berbicara tentang tahun 2021, kita semua tahu bahwa ini adalah tahun kedua pandemi melumpuhkan ibu Pertiwi. Semua kegiatan dilakukan di rumah saja. Tapi buat aku ga ada bedanya, teman. Karena sudah setahun ini aku menghabiskan waktuku dan menyibukkan diri di rumah saja, alias full jadi ibu rumahtangga. Hehe

Seperti artikel yang ku tulis sebelumnya, tentang self love yang ku lakukan sebagai ibu rumahtangga, kegiatan menulis merupakan kegiatan produktif yang aku lakukan di sepanjang tahun 2021 ini.

Apa aja sih pencapaian tahun 2021 ku selama full menjadi ibu rumahtangga ? Pengen tahu ga? Hehe.

Pencapaian Tahun 2021 Sebagai Ibu Rumahtangga Produktif

pencapaian tahun 2021 ku

1. Banyak Belajar untuk Upgrade Kualitas Diri

Di tahun 2021 ini aku banyak sekali belajar di kelas-kelas online dan juga ikut bergabung dibeberapa komunitas. Tentu tujuannya untuk meng-upgrade kualitas diri. Menurutku ini adalah suatu pencapaian, karena sebelumnya aku jarang sekali ikut belajar di kelas-kelas online, hanya sekali dua kali saja. Sangat berbeda dengan tahun 2021 ini.

Begitupun dengan komunitas, sebelumnya aku belum pernah bergabung di komunitas apapun, baik ffline maupun online. Hikmah dari adanya pandemi ini, aku jadi  banyak tahu tentang dunia online. Ternyata banyak sekali komunitas tumbuh. Salah satunya komunitas Growing Umma, dimana bisa dibilang komunitas ini tergolong baru dirintis oleh sang Founder. Siapa sangka, dengan bergabung di sana, banyak belajar dan sharing, kini aku diamanihi sebagai COO komunitas oleh sang founder. Ini merupakan hal baru dan termasuk pencapaian sih buat aku, teman.

Selain Growing Umma, aku juga bergabung menjadi member di komunitas yang sudah lebih besar dan memiliki perosnal branding yang oke nih, teman. Ibu Profesional, pernah dengar??
Sebenarnya aku mulai bergabung di komunitas Ibu Profesional pada pertengahan tahun 2020. Nah, sebelum kegiatan dimulai, seperti layaknya tahun ajaran baru, kami semua disambut dengan kegiatan orientasi. 

Banyak sekali ilmu yang ku dapat dari serangkaian kegiatan belajar yang berhasil ku lalui. Tidak hanya itu, aku juga banyak mendapatkan teman baru. Bagaimana tidak, mahasiswi yang belajar di Ibu Profesional berasal dari penjuru Indoneisa, Asia bahkan beberpa negara dari belahan dunia, lho.

Dari belajar di komunitas ini, aku juga berhasil menemukan passion ku. Aku juga memberanikan diri terjun ke dunia kepenulisan. Dari sini lah awal mula aku mulai menulis, teman.

2. Karya Tulis Berupa >10 Buku Antologi

Jujur aku baru tahu tentang buku antologi setelah mengikuti kuliah WhatsApp tentang menulis. Di akhir acara, panitia mengumumkan akan ada project menulis buku antologi cerpen  non-fiksi. Akhirnya aku ikut project menulis dengan niat untuk menantang diri dan ingin menerapkan ilmu yang aku dapat dari kelas. 

Ini adalah project pertamaku, ternyata sangat membahagiakan bisa menerbitakan karya ya, meski nelum jago masih belajar. Nah, dari karya antologi ini aku jadi ketagihan menulis buku antologi, teman. Jadilah aku mulai mengikuti beberapa project antologi yang diselenggrakan beberapa penerbit.

Sampai hari ini, penghujung tahun 2021 ini aku sudah menulis sedikitnya 11 buku antologi. Ada yang cerpen non-fiksi, ada yang cerita anak, ada yang kisah berdasarkan pengalaman pribadi, ada juga yang kumpulan ide bermain anak. Ingin sekali rasanya bisa menerbitkan buku solo, semoga tahun berikutnya aku bisa menerbitkan karyaku sendiri. Doakan ya, teman. hehe

3. Menjadi Blogger

Ini nih, pencapaian yang benar-benar tidak pernah ku bayangkan sebelumnya. Setelah aku memutuskan untuk terjun ke dunia kepenulisan dan berhasil menghasilkan antologi pertamaku, aku memutuskan untuk juga menulis di blog. Alasan dan tujuanku menjadi blogger sudah pernah ku tulis pada artikel yang berjudul Menjadi Blogger

Aku sangat beruntung. Karena ketika aku memutuskan untuk terjun ke dunia blog, aku diberi jalan untuk belajar banyak tentang blog, yaitu belajar di kelas blogspedia. Setelah belajar kurang lebih 2 bulan, alhamdulillah aku sampai pada titik ini. Juga sampai pada tampilan blogku yang sekarang. Oh iya, kalau kalian mau tampilan seperti blogku, kalian bisa menata tampilan seperti yang kalian mau, sila baca artikel Makeover Blog.

Aku bersyukur sekali bisa menyelesaikan kelas hingga akhir. Bisa menimba ilmu secara terus menerus meski kelas sudah berakhir. Karena tidak hanya berhasil menuntaskan kelas, namun setelahnya aku masuk dalam circle para blogger hebat yang tidak pernah pelit membagikan ilmu. Aku jadi banyak update tentang dunia blog, seperti kelas blog, lomba blog, hingga job untuk blogger. MasyaAllah..

4. Earn Money dari Menulis

Kalau poin yang satu ini, menurutku bonus sih. Tapi sebenarnya kalau mau diseriusin pun bisa, lho. Dari menulis bisa menghasilkan uang. Buktinya? Aku nih yang baru saja "nyemplung" di dunia kepenulisan, sudah merasakannya. Pertama, dari orderan buku antologiku. Kedua, dari fee yang kudapat saat ada job menulis artikel. Ketiga, pendapatan berupa dollar yang ku dapat dari applied campaign job. Mayan banget kaaan??? Hihi

Selain dari cara-cara di atas, bisa juga dengan mengikuti lomba menulis atau lomba blog juga, teman. Dengan mengikuti lomba, kita bisa mengukur kemampuan menulis, menambah pengalamam tentunya, selain bonus kalau menang. Nah, kalau aku sendiri belum berani ikut lomba blog, teman. Karena masih belum pede. Hehe
pencapaian 2021
Doakan ya, semoga tahn 2022 aku berani mengikuti banyak lomba, kualitas blog dan tukisanku kian melejit dan bisa membuka pintu-pintu rejeki lebih luas lagi. Aamiin.
Tentunya pencapaian tahun 2021 ku ini belum seberapa, kalian pasti lebih-lebih daripada aku. Tapi setidaknya aku jauh lebih produktif dari tahun lalu, dimana aku masih beradaptasi menjadi ibu rumahtangga. Dan tentunya aku harus menghargai yang kecil biar bisa jadi besar. Ya ga? Hehe

Semoga sedikit pencapaian tahun 2021 ku ini bisa memberikan sedikit motivasi dan inspirasi, bahwa ibu rumahtangga yang di rumah aja itu tetap bisa produktif dan berkarya kok. Jangan takut mencoba dan tetap berusaha meski berat, ya. Semangat!

Related Posts

Post a Comment