Header

Rincian Modal Usaha Dimsum, Langsung Balik Modal!

Post a Comment
Konten [Tampil]

rincian modal usaha dimsum
Dimsum adalah kudapan asal Negeri Tirai Bambu ini memiliki cita rasa nikmat dengan tekstur lembut yang memanjakan lidah. Makanan ini menjadi salah satu favorit masyarakat Indonesia, aku adalah salah satunya. Terkadang, saat menikmati dimsum aku penasaran dengan rincian modal usaha dimsum. Apakah membutuhkan modal yang besar?

Ketika membeli dimsum, apalagi jika kedai tersebut sedang ramai, rasanya aku ingin juga berjualan dimsum. Memang benar saat ini pelaku usaha yang menjual dimsum sudah menjamur. Bahkan di kedai pinggir jalan sudah banyak yang menjual dimsum.

Pada awal kemunculannya, dimsum hanya bisa dicicipi di hotel atau restoran mewah dengan harga yang terbilang cukup tinggi, lho. Namun sekarang kita bisa menikmatinya dengan harga yang terjangkau. 

Melihat peluang ini, kini makin banyak pelaku bisnis kuliner yang mengolah dimsum dan menawarkannya dengan harga terjangkau tetapi tetap dengan cita rasa yang nikmat. Olahan dimsum akan terasa lebih mantap apabila dinikmati selagi hangat.

Dimsum memiliki beberapa jenis, diantaranya seperti dimsum siomay, lumpia goreng, ceker, bakpao, acar, rice-roll dan masih banyak lagi.

Kalian pemasaran juga ga berapa modal untuk menjalankan usaha dimsum? Cari tahu yuk, rincian modal usaha dimsum.

Rincian Modal Usaha Dimsum

Untuk mengetahui rincian modal usaha dimsum, berikut adalah asumsi penjualan menggunakan gerobak:

 Investasi

Peralatan 

 Harga  

 Etalase atau gerobak

 Rp.

         1,500,000

 Kompor dan gas

 Rp.

             400,000

 Pengaduk

 Rp.

               50,000

 Wadah

 Rp.

             100,000

 Cobek

 Rp.

               50,000

 Ulekan

 Rp.

               50,000

 Cupit

 Rp.

               50,000

 Serbet

 Rp.

               50,000

 Piring

 Rp.

             250,000

 Sendok

 Rp.

             100,000

 Garpu

 Rp.

             100,000

 Pisau

 Rp.

               50,000

 Talenan

 Rp.

               50,000

 Baskom

 Rp.

               50,000

 Nampan

 Rp.

               50,000

 Timba

 Rp.

               50,000

 Meja dan Kursi

 Rp.

         2,000,000

 Peralatan tambahan

 Rp.

               50,000

 Jumlah Investasi 

 Rp.

         5,000,000 

 

Biaya Operasional per Bulan 

 Biaya Tetap 

 Penyusutan etalase 1/50 x Rp. 1.500.000

 Rp.

               30,000

 Penyusutan kompor dan gas 1/50 x Rp. 400.000

 Rp.

                 8,000

 Penyusutan pengaduk 1/50 x Rp. 50.000

 Rp.

                 1,000

 Penyusutan wadah 1/50 x Rp. 100.000

 Rp.

                 2,000

 Penyusutan cobek 1/50 x Rp. 50.000

 Rp.

                 1,000

 Penyusutan ulekan 1/50 x Rp. 50.000

 Rp.

                 1,000

 Penyusutan cupit 1/50 x Rp. 50.000

 Rp.

                 1,000

 Penyusutan serbet 1/50 x Rp. 50.000

 Rp.

                 1,000

 Penyusutan piring 1/50 x Rp. 250.000

 Rp.

                 5,000

 Penyusutan sendok 1/50 x Rp. 100.000

 Rp.

                 2,000

 Penyusutan garpu 1/50 x Rp. 100.000

 Rp.

                 2,000

 Penyusutan pisau 1/50 x Rp. 50.000

 Rp.

                 1,000

 Penyusutan talenan 1/50 x Rp. 50.000

 Rp.

                 1,000

 Penyusutan nampan 1/50 x Rp. 50.000

 Rp.

                 1,000

 Penyusutan timba 1/50 x Rp. 50.000

 Rp.

                 1,000

 Penyusutan meja dan kursi 1/50 x Rp. 2.000.000

 Rp.

               40,000

 Penyusutan alat tambahan 1/50 x Rp. 50.000

 Rp.

                 1,000

 Total Biaya Tetap 

 Rp.

               99,000 

 

Biaya Variabel 

 Daging ayam

 Rp.

   100,000

 x

 30

 =

 Rp.

       3,000,000

 Daging udang

 Rp.

   100,000

 x

 30

 =

 Rp.

       3,000,000

 Daging ikan

 Rp.

   100,000

 x

 30

 =

 Rp.

       3,000,000

 Bawang putih

 Rp.

     20,000

 x

 30

 =

 Rp.

           600,000

 Bawang merah

 Rp.

     20,000

 x

 30

 =

 Rp.

           600,000

 Daun bawang

 Rp.

     20,000

 x

 30

 =

 Rp.

           600,000

 Garam

 Rp.

       1,000

 x

 30

 =

 Rp.

             30,000

 Gula pasir

 Rp.

     20,000

 x

 30

 =

 Rp.

           600,000

 Minyak wijen

 Rp.

     25,000

 x

 30

 =

 Rp.

           750,000

 Air dingin

 Rp.

       5,000

 x

 30

 =

 Rp.

           150,000

 Kulit siomay

 Rp.

     25,000

 x

 30

 =

 Rp.

           750,000

 Merica bubuk

 Rp.

     15,000

 x

 30

 =

 Rp.

           450,000

 Tepung sagu

 Rp.

     30,000

 x

 30

 =

 Rp.

           900,000

 Wortel

 Rp.

     30,000

 x

 30

 =

 Rp.

           900,000

 Kecap ikan

 Rp.

     25,000

 x

 30

 =

 Rp.

           750,000

 Total Biaya Variabel 

 Rp.

     16,080,000 

 

Total Biaya Operasional 

 Biaya tetap + biaya variabel =

 Rp.

   16,179,000

 

Pendapatan per Bulan 

 Penjualan rata – rata =

      50

 Porsi

 x

 Rp.

   15,000

 =

 Rp.

         750,000

Rp.

      750,000

 x

     30

 hr

 =

 Rp.

   22,500,000

 

Keuntungan per Bulan 

 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional

 Rp.

   22,500,000

 –

   16,179,000

 =

 Rp.

    6,321,000

 

Lama Balik Modal 

Total Investasi / Keuntungan =

 Rp.

     5,000,000

 :

     6,321,000

 =

   1

 bln



Rincian modal usaha dimsum di atas bisa ditekan lebih kecil jika peralatan yang dibutuhkan sudah tersedia ya, teman. 

Namun dengan rincian modal usaha dimsum seperti di atas, bisa kita lihat keuntungan yang didapat serta balik modal yang bisa diperkirakan dalam satu bulan. Usaha yang sangat menjanjikan! 

Mengapa sangat menjanjikan? Karena peluang usaha ini besar. Berikut penjelasan peluang usaha dimsum yang menjanjikan. 

Peluang Usaha Dimsum

Setiap usaha yang dibangun karena adanya peluang. Begitupun dengan usaha dimsum. Pelaku usaha menjalankannya karena melihat peluang yang menarik, yaitu:

Usaha dimsum tidak hanya dijalankan dalam skala yang besar saja, namun bagi kalian yang ingin memenuhi kebutuhan masyarakat kecil supaya dapat menikmati dimsum bisa menjalankan usaha ini dalam skala kecil.

Menjalankan usaha dimsum dengan skala kecil lebih mudah dijalani dari pada menjalankan usaha dimsum dalam skala yang besar dan luas. Karena target pasar lebih luas. 

Resiko yang dihadapi juga tidak terlalu besar. Untuk menjalankan peluang usaha dimsum dengan skala kecil, kalian tidak perlu menyiapkan modal yang besar. Sediakan modal yang sesuai dengan budget yang dimiliki, misalnya seperti rincian usaha dimsum di atas

Selain rincian modal usaha dimsum dan  melihat peluang usaha, sebaiknya kita mempelajari hal-hal penting sebelum memulai usaha dimsum. 

Hal Penting Memulai Usaha Dimsum

Untuk membuat usaha dimsum yang dijalankan berjalan dengan lancar maka kita bisa melihat beberapa hal penting di bawah ini:

1.Mencari Lokasi

Langkah pertama yang perlu dilakukan jika ingin menjalankan usaha dimsum adalah menentukan lokasi yang akan digunakan untuk berjualan. 

Pencarian lokasi usaha dimsum tidak boleh dilakukan dengan sembarangan saja. Jika lokasi bisnis yang dipilih dilakukan dengan sembarangan maka bisnis yang dijalankan juga tidak akan dapat berjalan dengan lancar seperti yang  diinginkan.

Untuk menentukan lokasi usaha dimsum sebaiknya pilih lokasi yang strategis. Strategis yang dimaksud adalah lokasi yang ramai dan sering dikunjungi oleh berbagai kalangan masyarakat secara luas.

Selain itu segi persaingan usaha dimsum juga tidak terlalu ketat. Mengenai pertimbangan lokasi yang bisa digunakan untuk menjalankan usaha dimsum yaitu seperti di pusat kota dengan membuka tempat makan di pinggir jalan.

Tentunya jangan lupa pula mempertimbangkan biaya sewa. Karena biaya sewa lahan juga masuk dalam rincian modal usaha dimsum. 

2.Memasang Banner Menarik

Bagi kalian yang menjalankan usaha dimsum dengan membuka kedai di pinggir jalan tentunya harus memasang banner yang menarik supaya masyarakat bisa mengetahui usaha dimsum yang kalian jalankan.

Buat tulisan yang menarik. Tidak lupa tambahkan aneka gambar dimsum yang kalian jual supaya lebih menarik.

Banner yang digunakan hendaknya diberi warna yang tidak hanya monoton saja. Gunakan warna yang cerah dan eye catching supaya orang semakin penasaran dan membaca banner yang ada di depan kedai dimsum. 

Banner merupakan alat promosi yang pasti digunakan para penjual. Maka banner bisa juga dimasukkan dalam rincian modal usaha dimsum. 

3.Menjaga Kebersihan

Sebagai seorang pebisnis makanan apapun seharusnya selalu menjaga kebersihan lokasi bisnis yang digunakan untuk berjualan. Lokasi yang bersih akan berpengaruh terhadap usaha yang dijalankan karena masyarakat akan menilai jika tempat yang bersih akan menyajikan olahan makanan yang sehat.

Untuk itu selalu jaga kebersihan lokasi usaha dimsum yang kalian jalankan supaya setiap konsumen puas dengan pelayanan yang kalian berikan meskipun hal ini tidak masuk rincian modal usaha dimsum. 

4. Mempromosikan Usaha Dimsum

Promosi merupakan salah satu strategi ampun untuk memasarkan dan memperkenalkan usaha pada masyarakat luas. 

Cara promosi yang dapat kalian gunakan untuk menjalankan usaha dimsum bisa dilakukan dengan banyak cara seperti yang saat ini lagi ngetrend di kalangan pebisnis adalah melakukan promosi menggunakan media sosial.

Banyak pilihan promosi di media sosial, baik yang gratis maupun berbayar. Jika kalian memilih promosi berbayar, jangan memasukkan biaya promosi dalam rincian modal usaha dimsum. 


5. Inovasi

Tentu setiap dimsum memiliki keunggulan masing-masing. Namun, usahakan untuk selalu meminimalisir masalah dan kekurangan yang terdapat dari produk kalian. Serta jangan lupa untuk senantiasa melakukan inovasi produk secara konsisten.

Meski mungkin inovasi ini akan memakan biaya lebih dalam melakukan percobaan. Namun, usaha yang dilakukan akan sesuai dengan hasil inovasi olahan dimsum yang kalian buat tersebut sendiri.

Inovasi ini sendiri dapat dilakukan pada beberapa hal kecil dari produk, baik itu berupa inovasi rasa, bentuk, rasa, dan sebagainya. Jenis dimsum sendiri kini telah beraneka ragam.

Kalian juga bisa mengembangkan resep tersebut agar sesuai dengan keinginan para target pasar yang telah kalian pilih sebelumnya. Dan ini memberikan pengaruh bukan hanya pada rincian modal usaha dimsum saja, melainkan juga kelangsungan dari usaha dimsum tersebut. 

6. Evaluasi

Untuk meningkatkan berbagai hal terkait dengan produk yang kalian jual tersebut alangkah baik jika melakukan evaluasi untuk perbaikan produk ini sendiri. Evaluasi ini dapat dilakukan dengan banyak cara yang dapat kalian pilih dan sesuai dengan usaha. 

Salah satunya adalah dengan menyediakan kotak saran. Sehingga pembeli dapat ikut memberi saran akan kekurangan usaha dimsum. Namun, sangat penting bagi kalian untuk menyaringnya.

Tidak semua saran yang diberikan tersebut menguntungkan kedua pihak. Dan karena ini usaha di bidang kuliner tentu terdapat beberapa saran rasa yang bertolak belakang. Untuk itu, pilih yang sekiranya sesuai dengan rasa lidah dari pada target pasar.

Meski evaluasi bukan bagian dari rincian modal usaha dimsum. Namun, hal ini memberikan pengaruh terhadap kelangsungan usaha mengingat ada banyak usaha yang gagal di tahun pertamanya.

Kesimpulan 

Rincian modal usaha dimsum bisa disesuaikan dengan budget yang dimiliki. Meski modal yang dikeluarkan relatif, namun peluang balik modal dan keuntungan yang didapat sangat cepat dan besar. 

Usaha dimsum menjadi salah satu ide usaha kuliner yang menjanjikan yang bisa kalian coba. Jadi, bagaimana menurut kalian tentang contoh rincian modal usaha dimsum di atas? 




















Sumber referensi:
http://www.pengusahasukses.com/peluang-bisnis-dim-sum-dan-analisa-usahanya/
https://www.bukausahayuk.com/daftar-modal-usaha-dimsum-kaki-lima-yang-harus-dipersiapkan/3/

Sendy Yunika
Stay at Home Mom - Blogger - Writer

Related Posts

Post a Comment