Iklan

Header

Cara Membuat Tanaman Hidroponik Menggunakan Paralon di Rumah

Post a Comment
Konten [Tampil]
Cara membuat tanaman hidroponik menggunakan paralon

Budidaya tanaman hidroponik beberapa tahun ini menjadi tren kegiatan menanam yang sedang diminati masyarakat. Nah, penasaran ga bagaimana cara membuat tanaman hidroponik menggunakan paralon?

Sebelum ke pembahasan cara membuat tanaman hidroponik menggunakan paralon, yuk kenalan dulu apa sih hidroponik itu?

Tentang Hidroponik

Hidroponik adalah menanam dengan memakai arang sekam atau media tanam lain dengan pemanfaatan unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam bentuk cair dengan cara disiramkan.

Atau dalam artian lain, tanaman hidroponik adalah salah satu cara budidaya menanam tanpa menggunakan media tanah dan hanya memanfaatkan air.

Budidaya tanaman menggunakan teknik ini merupakan salah satu cara yang ramah lingkungan. Hal ini dikarenakan proses budidaya tanaman ini tidak membutuhkan pestisida yang biasanya dilakukan secara berlebihan. Juga teknik menanam ini memerlukan air lebih sedikit jika dibandingkan dengan cara menanam konvensional lainnya.

Hal yang ditekankan dalam teknik hidroponik adalah pemenuhan kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Metode penanaman ini diklaim sangat sesuai diterapkan di daerah dengan wilayah yang memiliki sedikit air.

Tidak sedikit orang yang melakukan teknik hidroponik membagikan kegiatan menanam dan memanen mereka di media sosial. Aku yang sering melihatnya kadang penasaran bagaimana cara kerja dan tekniknya. Karena tidak sedikit pelakunya adalah ibu rumah tangga yang memanfaatkan sisa lahan rumah untuk menanam tanaman hidroponik.

Tanaman yang sering dibudidayakan dengan teknik ini adalah selada dan kangkung. Namun ada beberapa jenis sayuran daun dan buah yang bisa ditanam menggunakan teknik hidroponik, yaitu; bayam, kangkung, selada, pakcoy, sawi, tomat, cabai. Selain sayuran, tanaman buah seperti melon dan stroberi juga dapat ditanam dengan cara hidroponik.

Nah, apa saja sih yang perlu disiapkan dan bagaimana cara membuat tanaman hidroponik menggunakan paralon? Yuk, kita simak!

Cara Membuat Tanaman Hidroponik Menggunakan Paralon

Berikut adalah cara membuat tanaman hidroponik menggunakan paralon yang dilansir dari bibitbunga.com:

Alat & Bahan yang dibutuhkan untuk sistem paralon sederhana adalah:

  • pipa paralon
  • net pot yang ukurannya lebih kecil dari diameter paralon. Jika tidak memiliki net pot, alternatif lainnya bisa menggunakan cup gelas plastik air mineral bekas yang telah diberi lubang di sekelilingnya menyerupai net pot.
  • penutup paralon
  • air
  • nutrisi khusus tanaman hidroponik (bisa buat sendiri atau beli yang sisa campur air)
  • media tanam untuk hidroponik (kerikil atau pelet tanah liat)
  • tanaman yang ingin ditanam hidroponik (tanaman muda yang sudah berakar dan berdaun dua)

Langkah-langkah pembuatan:

  1. Lubangi pipa paralon sebesar diameter net pot. Jika ukuran paralon yang lumayan panjang, beri jarak antar lubang yang satu dengan yang lain sebesar 15 cm. Gunanya agar tanaman bisa tumbuh dengan bebas tanpa harus desak-desakkan.
  2. Tutup kedua ujung paralon dengan tutup khusus paralon. Atau jika tidak punya tutup khusus paralon, bisa menggunakan plastik. Tutup hingga air tidak bocor.
  3. Isi paralon dengan air. Tambahkan nutrisi khusus tanaman hidroponik. Air yang diisi jangan terlalu penuh, nanti bisa meluap saat net pot dimasukkan ke dalam lubang pipa.
  4. Tanam tanaman ke dalam cup menggunakan media tanam, seperti kerikil atau pelet tanah liat.
  5. Masukkan net pot ke dalam lubang yang sudah terbentuk. Pastikan ujung atas net potnya tidak masuk ke dalam lubang paralon, agar tidak tenggelam.
  6. Cek volume air secara berkala. Jika air sudah berkurang, tambahkan lagi.
  7. Periksa juga akar tanaman secara berkala. Jika akarnya sudah terlalu lebat, bisa mengguntingnya sedikit.

Catatan:

  • Sebaiknya menggunakan mesin gelembung udara (untuk akuarium). Fungsinya, agar nutrisi dalam air di dalam paralon tidak mengendap dan terjadi sirkulasi air yang baik.
  • Jika tidak ada mesin gelembung udara, coba untuk menggoyang-goyangkan paralon dengan lembut setiap harinya.
  • Atau kosongkan satu lubang. Jadikan lubang itu tempat untuk mengocok air. Kocoklah air menggunakan tongkat atau sendok.
  • Untuk pemula, pilih tanaman yang mudah tumbuh. Tanaman yang mudah tumbuh biasanya sayur-sayuran daun. Selada, kangkung, dan bayam adalah beberapa jenis tanaman sayur yang mudah tumbuh.
  • Agar tanaman cepat tumbuh, bisa juga menambahkan lampu di atas paralon untuk menyinarinya di malam hari. Gunakan dudukan lampu meja belajar untuk menyinari setiap tanaman.


Keunggulan Teknik Hidroponik

Salah satu kelebihan teknik penanaman ini yang paling memudahkan adalah berkurangnya penggunaan air dalam proses penanaman. Penghematan air ini akan sangat baik untuk pemeliharaan kondisi dari lingkungan. Tak hanya bisa diterapkan pada kawasan yang banyak air, lingkungan kering juga sudah memiliki solusi, berikut kelebihan metode hidroponik.

  • Tidak membutuhkan media tanah.
  • Memberi hasil yang lebih banyak.
  • Lebih steril, bersih baik terhadap proses maupun hasil.
  • Media tanam bisa dipakai hingga berulang kali.
  • Tanaman yang bisa tumbuh relatif lebih cepat.
  • Bebas dari hama maupun tanaman pengganggu.
  • Nutrisi dari tumbuhan bisa dikendalikan secara lebih efisien, sehingga lebih efektif.
  • Polusi nutrisi kimia pada lingkungan lebih rendah.
  • Air yang terus bersirkulasi dapat digunakan untuk keperluan lain, seperti akuarium.

Banyak ibu rumah tangga yang mulai mencoba menanam dengan cara hidroponik, yang awalnya coba-coba dengan lahan kecil berakhir dengan bisnis sayur hidroponik dengan skala berkembang. 

Jadi bagaimana, tertarik menanam teknik hidroponik? Sudah cukup jelaskan cara membuat tanaman hidroponik menggunakan paralon?













Sumber:
https://www.sampoernaacademy.sch.id/id/pengertian-hidroponik/
https://bibitbunga.com/cara-membuat-tanaman-hidroponik-dengan-paralon/
https://dinpertanpangan.demakkab.go.id/?p=4201

Related Posts

Post a Comment